Sabtu, 11 Februari 2012

Failing to Plan means Planning to Fail...

Bismillahirahmanirrahim...

Salam Super untuk para ababil semua... #MarioTeguh-Style ( ´ ▽ ` )ノ タダイマァ
 
Di awal bulan Februari ini merupakan moment spesial buatku, karena di tanggal 6 Februari 2012 ini saya dengan resmi berumur 19 Tahun di dunia ini. Umur yang sebenarnya bisa dikatakan tua jika dibandingin sama wajah saya yang terlalu unyu (versi Jamban) dan sifat saya yang masih terlalu polos untuk hal-hal yang berbau dewasa. *ehm...
Alhamdulillah ALLAH memberikan saya umur yang sampai segini, harapan saya semoga saya masih diberikat nikmat usia ini sampai Aku menggapai cita-cita saya sebagai seorang ‘Calon’ Arsitek Indonesia masa depan, dan mampu berbakti terhadap agama, kedua orang tua saya, pacar saya, negeri ini, bangsa ini, dan membawa kemakmuran bagi orang-orang di sekitar saya. #Amiiin...
Terima kasih buat yang telah bela-belain buat ngasih ucapan selamatnya baik secara langsung, lewat via sms,dan pada akun Facebook Gue.

Yup,,, hal yang di atas hanya sekedar prolog doank. Ngomong-ngomong mengenai harapan, angan-angan, cita-cita kita di masa depan, mengenai masalah ini tentunya kita harus memiliki perspektif ke depan bagaimana cara kita dalam menggapai mimpi kita di masa depan. #SeriusMode-ON
Failing to Plan means Planning to Fail...
Kata-kata di atas berarti bahwa GAGAL UNTUK BERENCANA BERARTI BERENCANA UNTUK GAGAL... beberapa waktu lalu saya berbincang-bincang dengan salah seorang teman saya *sebut saja Jokiman,(kenapa namanya Jokiman saya gak tahu, mungkin saat lahir emaknya ngeden sambil jadi joki). Kita ngobrolin tentang hal yang kita sebut ‘perencanaan’, berikut kutipannya :



J            : Kita sebenarnya nggak perlu ama yang namanya rencana, karena semua yang kita rencanakan pasti ndak akan terjadi seperti apa yang kita inginkan dalam rencana kita.
S             : Wah... loe salah besar sobat... perencanaan itu adalah hal yang kita butuhkan...
J             :Nah toh... manusia hanya bisa berencana, tapi tetep yang nentuin kan Tuhan...!?
S            : Wah... coba deh loe renungin lagi tuh pepatah!! Katanya kan gini “Manusia hanya bisa berencana”. Disitu dapat kita artikan bahwa kemampuan manusia itu terbatas, tapi walaupun Tuhan yang nentuin hasil jerih payah kita tapi tetep Tuhan gak nyuruh kita untuk diam tanpa melakukan apa-apa, dan dalam melakukan sesuatu kita membutuhkan rencana. Dan itu berarti bahwa TUHAN MENYURUH KITA UNTUK MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN RENCANA TERSEBUT. Ingat! Selain perencanaan kita juga butuh yang namanya ‘Pelaksanaan’.

Dari kutipan diatas saya berpikir bahwa teman saya si Jokiman itu mungkin salah gaul yah.., dia gaulnya sama orang-orang galau. Mungkin setiap hal-hal yang dia rencanakan dulu berakhir dengan kegagalan. Saran saya sob (semoga si Jokiman baca), “Loe jangan galau ama kegagalan loe. Segala kegagalan loe itu hanya merupakan ujian dari Tuhan, jadi loe jangan takut berencana. Silahkan loe mo berencana untuk melakukan hal apa saja yang penting loe berusaha juga untuk mewujudkannya. Yang terpenting dalam hal ini adalah TINDAKAN!!”. Jangan ber-Negative Thinking sebelum kamu bertindak!


Rencana sebenarnya membuat kita berpikir perspektif ke masa depan baik itu jangka panjang maupun jangka pendek. Saya yakin sekali bahwa hasil usaha yang dilakukan oleh orang-orang yang melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakannya lebih baik dibandingin ama orang-orang yang bertindak diluar rencana mereka walaupun dalam pelaksanaannya keduanya berakhir dengan kegagalan. So why..!? Karena orang-orang yang melakukan Perencanaan terlebih dahulu, pasti di dalam benaknya atau bahkan alam bawah sadarnya dia sudah memikirkan tentang solusi mengenai antisipasi mereka terhadap hal-hal yang tidak diinginkan bahkan saat rencana mereka tersebut gagal. Dan apa yang akan terjadi pada mereka yang melakukan sesuatu tanpa rencana dan kemudian gagal??? Bayangin betapa galaunya orang tersebut, dia akan mengalami kebingungan yang amat sangat bahkan mampu membuatnya mengurung diri di dalam jamban berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan,bertahun-tahun, berabad-abad, sampe kiamat. #Yah Ini Lebay
Tak  terasa selagi saya ngetik postingan ini segelas kopi & dua potong donat keju sudah habis. Di akhir postingan ini saya Cuma mau berikan kesimpulan & saran buat ababilers semua untuk kembali merenung. Tuhan menciptakan dua macam takdir yaitu takdir yang sudah tak bisa kita ubah lagi ketentuannya seperti kelahiran, jodoh, datangnya ajal, bencana alam dsb dan ada juga takdir yang tergantung dari usaha manusia, “Sesungguhnya tidak akan dirubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut yang mengubahnya”. Untuk menggapai sesuatu Tuhan menyuruh kita untuk senantiasa Berdo’a, Berusaha, & Bertawakal. So, jangan pada takut untuk rencanain masa depanmu, jangan pernah takut apabila rencana kamu tuh gagal selama kau masih memiliki semangat untuk mewujudkannya, karena yakinlah di dunia Tuhan selalu ada untuk kita. Tuhan  tidak mengirim kita seorang diri, kita masih mempunyai orang-orang yang selalu membantu kita di suka maupun duka, maka perhatikanlah hal-hal di sekelilingmu walaupun itu hanya hal kecil, karena dari hal-hal yang kecillah kita bisa membuat sesuatu yang besar. #YOU’LL NEVER WALK ALONE

Sekian dulu dari saya, tunggu postingan saya selanjutnya. Tetap Positive Thinking...!!
See You Next Time and...
Wassalamm... ^^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar