Jumat, 17 Februari 2012

Butuhkah kita hari Valentine...?

14 Februari...

Hari yang dinanti-nantikan 0leh umat berasmara dalam memadu kasih sayang terhadap pasangannya masing-masing. Ada yang merayakannya dengan bikin surprais berdua (valentine ala2 romantis), ada yang ngerayainnya bareng pasangan homo nya (valentine ala boyband). Dan ada juga yang gak ngerayain, dimulai dari pertimbangan bahwa valentine itu haram (penolakan ala reliji), ada yang menolak sambil marah-marah nggak jelas, ngatain hari tersebut adalah F*CKLENTINE (penolakan ala ababil), ada yang nolak tapi gak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa memperbarui status Twitter atau Facebooknya dengan kata-kata yang amat Galau (penolakan ala galauers).


Tipe Penolakan yang kasar... Ababil banget


 
Tipe penolakan karena alasan Keagamaan

tipe penolakan ala Galauers



Tapi diantara segala bentuk penolakan akan Valentine itu kita harus pertimbangin baik-baik kita harus ikut yang mana. Jangan sembarangan saja memaki-maki hari Valentine tersebut. Soabat ababilers semua harus tahu bahwa bangsa kita memiliki adat yang ketimuran. jadi nggak kenal yang namnya kekerasan, baik itu secara fisik maupun ucapan.

Memang benar bahwa hari valentine itu haram bagi umat Islam, jadi sebagai umat muslim kita itu gak boleh ngerayaiinnya. Coba deh kalian pikirin, kalo disuruh makan babi haram kan? kamu makan nggak?? so pastinya nggak! Alasannya karena haram. Trus kenapa kalian harus merayakan valentine jika hukumnya sudah setara dengan larangan memakan babi...???

Trus gimana yang non-Muslim...? sebagian yang non-Muslim sih pada ngerayain, tapi coba deh kamu pikirin. Kalo kamu ngerayainnya bareng pacar kamu. trus pada ujung-ujungnya kalian malah menghabiskan waktu secara sia-sia untuk hal yang tidak diakui bahkan oleh kalender nasional kita?

Valentine itu berdampak sangat buruk, terlebih jika dikonotasikan ke arah negatif. coba liat para ababil-ababil yang jomblo... mereka hanya menggelinjang dengan sabun, atau bahkan sudah menyiapkan baygon buat direbus... ngenes kan??? mereka itu ngiri karena gak bisa gituan loh... itu....

Untuk jelasnya gini loh

VALENTINE -> Ketemuan ama pacar -> Mewe'2an -> Trus *tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit* (saya masih terlalu polos untuk menyebutnya ke dalam postingan ini). -> Hamil -> Ditinggalin pacar.

Sobat Ababilers...

Di akhir postingan saya, Saya sendiri mau mengajak kepada teman-teman ababil untuk berfikir, untuk kembali ke kodrat kita. Kita ini bangsa Indonesia, punya budaya sendiri. Budaya Indonesia dan budaya Islam itu tidak mengenal kasih sayang hanya pada tanggal 14 Februari saja, juga tidak kasih sayang pada pacar saja. Tapi budaya kita mengajarkan bahwa kasih dan sayang kita itu kapan saja dan untuk siapa saja. Kepada Tuhan kita, Keluarga kita, sahabat-sahabat kita, musuh kita untuk hari ini, besok,nanti, & seterusnya...

VALENTINE itu bukan budaya Islam ataupun budaya Indonesia. So ngapain kita harus ngerayain...???

Syafrian Adiguna Pangerang <- di click yah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar